Mahasiswi STKIP Bone, Tembus PIMNAS 2019 di Bali

oleh -2.918 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM--Ajang bergengsi dari Belmawa Ristekdikti yang dilaksanakan setiap tahun akan digelar di Bali yang merupakan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Ajang tersebut merupakan ajang istimewa setelah melalui penjaringan yang sangat ketat dimulai dari Seleksi Proposal kemudian Pengumuman Lolos Dana Hibah dalam bentuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang yang dilanjutkan dengan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Universitas Hasanuddin serta diakhiri dengan penjaringan mahasiswa yang memiliki karya terbaik dan inovatif dari 5 bidang pendanaan dikti tahun 2019 untuk menjadi finalis PIMNAS.

“Berhasil didanai saja merupakan hadiah terbaik dari Allah SWT, apalagi ternyata saya bisa tembus PIMNAS, saya tidak henti-hentinya bersyukur akan karunia ini,” tutur A.Nita kepada Tribun Bone, Kamis, 1 Agustus 2019.

Ayuningsih yang merupakan dara dari Kahu dan sebagai salah satu ketua yang berhasil lolos PIMNAS.

“Kami tidak percaya sebab saingan kami bukan biasa-biasa, mereka adalah mahasiswa(i) terbaik, tapi kami tidak putus asa dan bertekad untuk tampil maksimal di depan dewa juri ketika monev di Unhas, alhasil lolos,” tambahnya.

Dua tim yang berhasil lolos ke ajang PIMNAS adalah tim dari A.Nita Ayuningsih (Pendidikan Ekonomi) yang beranggotakan Ade Irma (Pendidikan Bahasa Indonesia) dan Istiqfirawati (Teknologi Pendidikan) serta tim dari Nurlia (Pendidikan Matematika) dengan anggotanya yaitu Rismawati (Teknologi Pendidikan) dan Rusmah (Pendidikan Ekonomi). Istimewanya dari kedua tim ini baik anggota dan ketua semuanya berdarah Bone tepatnya dari Kahu.
Keberhasilan dua tim STKIP Muhammadiyah Bone sangat ditentukan oleh Dosen Pembimbing.

“Luar biasa tahun ini, ada 6 tim yang berhasil lolos pendanaan Belmawa Ristekdikti atau sekitar 18 orang mahasiswa dan 2 tim berhasil lolos PIMNAS atau 6 orang mahasiswa tentunya bukan perkara mudah untuk membuat mereka mau menunjukkan talentanya dan berhasil menempatkan dirinya ke dalam finalis PIMNAS 2019 di Bali, tentunya hasil ini merupakan keberhasilan Kemahasiswaan yang didukung penuh oleh Ketua dan LPPM Kampus Biru,” kata Andi M Irfan Taufan Asfar sebagai dosen pembimbing ketika ditemui di kediamannya.

“Target kami sebenarnya telah terbayarkan dengan lolosnya mahasiswa kami dalam pendanaan Belmawa Ristekdikti yang menjadikan STKIP Muhammadiyah Bone masuk menjadi peringkat 16 perguruan tinggi di bawah naungan Muhammadiyah dan sekarang Kampus Biru ini berhasil masuk ke jajaran 6 Besar perguruan tinggi naungan Muhammadiyah yang lolos PIMNAS serta Peringkat 1 perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia Timur,” tambah Andi M Irfan Taufan Asfar.

Keberhasilan ini patut diapresiasi pemerintah kabupaten Bone atas prestasi mahasiswi STKIP Muhammadiyah Bone yang tentunya sangat membanggakan kabupaten Bone agar menjadi acuan mahasiswa(i) lainnya untuk berprestasi. (*/Ipp_17)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.