Warga Ulaweng Minta Perlindungan Hukum

oleh -1.099 x dibaca

ULAWENG, TRIBUNBONEONLINE.COM–Naas menimpa Sahril (18), warga Dusun Cinnong Desa Sappewalie Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone.

Kasus laporan dugaan pengeroyokan sudah ditangan penyidik Polres Bone, namun dinilai lamban penanganannya, sementara sejumlah pelaku masih bebas berkeliaran.

Menurut Syahril, kasusnya sudah seminggu lebih belum ada perkembangan hingga meminta bantuan hukum untuk mencari keadilan termasuk LSM dan advokat.

Dia mengaku, dalam penyelidikan dilakukan oleh kepolisian ada kejanggalan padahal sudah ada nama pelaku yang disebutkan.

“Laporan polisi saya, pelakunya dalam lidik, padahal pelaku itu sempat diamankan di Mapolres bertemu saat kejadian,” ujar Sahril.

Sahril yang didampingi pamannya itu, menceritakan saat peristiwa pengeroyokan di depan BTC, Jalan Agussalim Kecamatan Tanete Riattang Barat, dirinya diteriaki oleh pelaku berinsial AC.

Dia diteriaki maling helm, padahal helm yang digunakan saat itu adalah miliknya sendiri. “Dia bilang, kau curi helm, saya bilang helmku sendiri. Tiba tiba saya dikeroyok oleh beberapa orang disekitarnya hingga saya mengalami luka,” akui Syahril.

Kejadian yang menggemparkan saat itu, membuat pihak kepolisian turun tangan dan mengamankan keduanya hingga dibawa ke Polres Bone. Namun, saat di Polres pelaku tidak ditahan. (ilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.