A. Promal Pawi Buka Festival Lagu Bugis HIPPMA

oleh -2.130 x dibaca

AMALI, TRIBUNBONEONLINE.COM–Festival Lagu Bugis Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Amali (HIPPMA) Se- Kabupaten Bone resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone H. A. Promal Pawi, ST, M.Si, Senin (12/08/2019).

Pembukaan ditandai dengan penampilan angaru Sanggar seni Amali dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu indonesia Raya yang diiringi paduan suara SMA 20 Bone.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Upt. Puskesmas Taretta, Dewan Pembina HIPPMA A. Supriadi, SE, S.Pd, Sukarman, S.Pd, Sekdes Ta’cipong Ashar, Pengurus Sanggar Seni Amali, Pengurus IPMIBAR, Dewan Juri dan staf kelurahan mampotu.

Muh. Awal Ketua Umum HIPPMA, menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi dan bantuan dari pihak pemerintah kecamatan Amali, Kelurahan Mampotu, Dinas Kebudayaan Kabupaten Bobe, Polsek amali, Dampos Amali dan panitia pelaksana atas kerja keras untuk melaksanakan dan mensukseskan festival lagu bugis.

“Kegiatan ini merupakan program kerja pertama HIPPMA yang kami realisasikan dan semoga kegiatan-kegiatan selanjutnya bisa kita realisasikan dan tetap menjaga nilai-nilai kebudayaan,” Ucapnya

Sementara Dewan Pembina HIPPMA Supriadi, SE, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana atas pelaksanaan kegiatan Festival lagu bugis meskipun terbatas tenaga dan dana namun mampu melaksanakan kegiatan besar seperti ini.

“Kita mengharapkan kedepan kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus ditingkatkan dan berharap pemerinth kabupaten bone bisa memberikan ruang, merespon dan bisa memberikan bantuan dana sehingga kegiatan seperti ini apalagi dikecamatan amali dapat dilakukan organisasi kemahasiswaan lainnya,” harap Andi Adi sapaan akrab Sekretaris KONI Kabupaten Bone.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone, A. Promal Pawi, ST, M.Si, mengatakan kegiatan festival ini kami support dan apresiasi bahwasanya teman-teman HIPPMA bisa membantu kami dalam melestarikan nilai-nilai budaya dalam hal ini bahasa bugis.

“Bahas bugis merupakan bahasa daerah kita dan tetap kita lestarikan di era ini jangan sampai karena pengaruh dari luar bahasa bugis kita bisa punah,” ujarnya. (Ipp_17)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.