Dr. Sarifa Suhra Dosen IAIN Bone Membawakan Ceramah 1 Muharram 1441 H di Wajo

oleh -1.893 x dibaca

WAJO, TRIBUNBONEONLINE.COM– Dr. Sarifa Suhra, S.Ag, M. Pd.I salah seorang Dosen IAIN Bone membawakan ceramah hijrah di Masjid Raya Ummul Quraa’ Sengkang dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1441 H berlangsung dengan hidmat tepatnya Sabtu, 31 Agustus 2019 kemarin yang lalu, bertepatan 1 Muharram 1441 H di kota Sengkang Kabupaten Wajo dipusatkan.

Acara ini bertemakan “Dengan Semarak Tahun Baru Islam 1441 H Kita Wujudkan Masyarakat Wajo yang Religius, Maju dan Sejahtera”.

Acara diawali dengan zikir bersama sesudah shalat Ashar dan pembacaan Do’a akhir tahun
dan pembacaan Do’a awal tahun setelah Magrib. Kemudian dilanjutkan ceramah agama seputar hijrah yang menampilkan 3 orang pembicara yakni pertama Dr. Sarifa Suhra, S.Ag.M.Pd.I Dosen IAIN Bone yang merupakan alumni Aliyah Putri Pondok Pesantren As’adiyah tahun 1995 dan Putra Daerah Wajo lahir di Tosewo Desa Botto Kec. Takkalalla pada 31 Desember 1975.

Beliau menyampaikan tentang kilas balik hijrah dalam perspektif sejarah dengan 3 fokus utama yakni sejarah hijrah Nabi, penetapan kelender hijriah dan hikmah dibalik peristiwa hijrah.

Pemateri kedua Rektor IAI As’adiyah Anregurutta Dr. KH. Yunus Pasanreseng Andi Padi, M.Ag yang menyoroti hubungan Bulan Muharram dengan tradisi masyarakat. Terakhir bapak Bupati Wajo menjelaskan tentang arah kebijakan pembangunan kaitannya dengan motivasi hijrah.

Acara ini dihadiri para pembina Pondok Pesantren As’adiyah serta ribuan Santri As’adiyah semua tingkatan, mulai dari TK hingga perguruan tinggi putra dan putri. Acara ini dilanjutkan keesokan harinya dengan kegiatan pawai hirahtu Rasul yang star di lapangan merdeka depan Masjid Raya Ummul Quraa’ Sengkang. Acara ini dipandu KH. Muhammad Subhan, S.Ag,. M.Pd.I. Dosen IAI As’adiyah Sengkang.

“Hikmah yang dapat dipetik dari hijrah itu bukan hanya dimensi fisik bukan pula hanya penampilan lahiriyah, tapi lebih dari itu adalah komitmen melakukan upaya kongkrit mentransformasi diri dan masyarakat dengan meningkatkan toleransi antar umat beragama, pengelolaan birokrasi yang bersih dari KKN, perbaikan aturan yang masih dipandang diskriminatif pada lapisan masyaralat tertentu dll. Kemudian upaya perbaikan dalam mengokohkan persaudaraan dan persatuan dalam Negara Kesatuan RI menuju bangsa yg bermartabat, terhormat jauh dari ancaman terorisme dan disintegrasi bangsa,” tutur Dr. Sarifa Suhra, S.Ag.M.Pd.I. (*/yas89)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.