Aturan PGB Arasoe Dinilai Rugikan Masyarakat, Ratusan Warga Gelar Aksi Demonstrasi

oleh -2.320 x dibaca

CINA, TRIBUNBONEONLINE.COM–Rabu 2 Otober 2019, ratusan warga dari sejumlah desa dari empat Kecamatan yakni, Cina, Mare, Sibulue dan Ponre menggelar aksi demonstrasi dihalaman kantor Pabrik Gula Bone (PGB) Desa Arasoe Kecamatan Cina.

Menurut Koordinator aksi, Andi Ilham, aksi damai ini digelar guna mempertanyakan kerapnya sapi warga masyarakat ditangkap dan dikenakan sanksi denda hingga ratusan ribu rupiah oleh pihak perusahaan.

“Aksi ini digelar guna mempertanyakan aturan denda yang diterapkan pihak PGB. Yang mana aturan ini dinilai cukup merugikan masyarakat. Karena bilamana masuk dalam areal perkebunan tebu, satu ekor sapi bisa kena denda hingga Rp.500 ribu,” terangnya.

Selain itu, Dg. Pasara seorang warga juga keberatan dengan aturan denda yang dibuat dan diterapkan tersebut. Karena menurutnya, selain aturan itu tidak pernah disosialisasikan, warga masyarakat juga ingin tahu secara pasti siapa yang menikmati uang denda tersebut.

“Sebelumnya kita tidak pernah disampaikan terkait adanya aturan denda tersebut. Bahkan kami juga tidak mengetahui secara pasti diapakan atau dikemanakan uang denda itu. Karena pernah kita menanyakan kebeberapa pihak yang diduga menerima uang itu, tetapi mereka mengaku tidak tahu

Adapun aturan yang diterapkan pihak PGB ini dinilai cukup kontroversial. Karena masyarakat sebagai peternak mengaku tidak pernah membiarkan ternaknya berkeliaran dalam areal perkebunan tebu, selain mengikat (menambatkan) ataupun menggembalanya (makan dengan diawasi pemiliknya).

Bahkan oleh penuturan sejumlah warga, aturan yang diterapkan PGB dinilai terlalu berlebihan. Yang mana pemilik ternak didenda hingga ratusan ribu rupiah meski cuma beberapa batang tebu yang dirusak ternak miliknya.

“Dibanding dengan sejumlah batang tebu yang dibiarkan jatuh tergeletak dijalan bahkan hancur dilindas mobil, kita rasa aturan denda bagi warga yang ternaknya merusak terlalu berlebihan,” ungkap warga.(aco)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.