Upaya Pemerintah Turunkan Angka Stunting

oleh -2.017 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Upaya penurunan angka Stunting di Indonesia terus diusahakan oleh Pemerintah melalui berbagai kebijakan dan dukungan anggaran tentunya. Salah satu kebijakan untuk menurunkan angka stunting secara tidak langsung antara lain melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 205/PMK.01/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa. Pada pasal 24 butir (1) huruf c angka 2 disebutkan, penyaluran Dana Desa dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Desa (RKD) melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) untuk Tahap III mempersyaratkan antara lain berupa Laporan Konvergensi pencegahan stunting tingkat desa tahun anggaran sebelumnya. Karena menjadi persyaratan penyaluran Dana Desa, secara otomatis harus terpenuhi terlebih dahulu.

Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman mengatakan, stunting sendiri merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Diharapkan, melalui kebijakan yang diatur dalam PMK Nomor 205/PMK.01/2019 tersebut, Pemerintah Desa tergerak untuk melakukan berbagai upaya nyata guna mengurangi angka Stunting di desanya dan melaporkan secara berjenjang ke Pemerintah Daerah guna penyaluran Dana Desa tahap III tahun berjalan.

Sementara itu, lanjut Rintok, dukungan dana bagi Pemerintah Daerah antara lain melalui alokasi anggaran yang bersumber dari APBN yang tertuang pada Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2020. Hal ini juga merupakan upaya Pemerintah untuk menurunkan angka stunting. Melalui DAK Fisik Penugasan dialokasikan pada Sub Bidang Penguatan Intervensi Stunting, untuk Kabupaten Bone sebesar Rp1,46 miliar, Kabupaten Soppeng sebesar Rp234,60 juta, dan Sub Bidang Penurunan Stunting untuk Kabupaten Bone sebesar Rp47,5 juta.

Rintok mengharapkan melalui kebijakan dan dukungan anggaran tersebut, angka stunting di Indonesia dapat menurun, sehingga dapat tercipta generasi unggul pada masa yang akan datang untuk Indonesia Maju.(*/dar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.