Kasus Penahanan Jurnalis Sita Perhatian JOIN Bone

oleh -1.148 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Kasus penahanan yang menimpa salah seorang jurnalis dari berita.news, Muhammad Asrul, yang dilakukan Polda Sulsel, menyita banyak perhatian dikalangan jurnalis dan advokat maupun lembaga – lembaga independen.

Seperti halnya di Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya jurnalis yang tergabung dalam Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kabupaten Bone, merasa prihatin atas penahanan Muh. Asrul yang dilakukan Polda Sulsel, dimana penahanan tersebut dianggap tidak relevan. DPD JOIN Bone merasa prihatin atas penahanan tersebut, bahkan Dewan Pelindung DPD JOIN Bone siap mendampingi Muh. Asrul secara gratis hingga bebas.

“Sepanjang perusahaan pers resmi, maka wartawan yang direkrut itu juga sudah resmi, perekrutan tenaga kerja untuk menjadi jurnalis / wartawan adalah domain perusahaan pers. Saya berkeyakinan ini bisa bebas, dan tdk bisa dicampur adukkan dengan UU ITE, ketika yang bersangkutan memang wartawan. Harusnya penegak hukum berkiblat pada Undang-undang No 40 tentang Pers. Juga pada MoU Polri dan Dewan Pers pada 2017, tentang nota kesepahaman yang salah satu poinnya, ialah penanganan segala kasus yang melibatkan wartawan, harus dikoordinasikan dulu dengan Dewan Pers untuk mengetahui apakah ada unsur pidana atau hanya kesalahan etik belaka,” jelas Ketua DPD JOIN Bone, Yusdi Muliadi, kepada awak media pada Kamis (6/2/2020).

Dewan Pelindung DPD JOIN Bone, Andi Aswar Aziz menjelaskan, kasusnya sudah saya pelajari, dan ini menarik. Wartawan tidak bisa dipidana begitu saja karena sudah diberikan hak jawab, dan hak jawab itu hanya wajib untuk media dan wartawan yang bersangkutan, kalaupun ada dugaan kekeliruan itu bukan tanggung jawab wartawan yang bersangkutan, melainkan tanggung jawab pimpred sehingga berita itu bisa lolos. Hal ini menarik, apabila ada akses dan yang bersangkutan belum ada lawyer, saya siap mendampingin secara gratis,” ungkap Advokasi yang cukup dikenal tersebut. (h2i)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.