Pelaku Cabul Anak Kandung Agar Dihukum Maksimal

oleh -93 x dibaca
Aktivis perempuan dan anak (Martina Majid)

JAJARAN Kepolisian telah mengamankan pelaku pencabulan anak kandung yang terjadi di Desa Tellu Boccoe Kecamatan Ponre Kabupaten Bone.

Pelakunya berinisial PL (57) sementara korban tak lain adalah anak kandungnya sendiri berinisial FR (14) tahun.

PL ditangkap polisi karena telah melakukan perbuatan biadab dimana dia telah mebgauli anak kandungnya sendiri hingga saat ini tengah hamil empat bulan.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf yang dikonfirmasi mengatakan, kejadiannya terjadi sejak April 2020 lalu, pelaku melakukan aksinya di rumahnya sendiri disaat ditinggal ibu korban ke kebunnya.

“Pada saat kejadian korban sedang tertidur dikamarnya kemudian pelaku masuk membawa sebilah keris, dan langsung menodong leher korban dan mengancam jangan bergerak kalau bergerak leher korban akan putus,” kata Ardy Yusuf, Selasa, 21 Juli 2020.

Korban yang merasa ketakutan akhirnya pasrah digauli oleh ayah kandungnya sendiri, tidak puas melakukan aksinya, dua hari setelah itu pelaku lalu melakukannya kembali dengan modus yang sama yakni menodongkan keris ke leher korban.

“Pelaku saat ini diamankan di Polsek Ponre, dia akan dijerat pasal 81 ayat 1 undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tegas AKP Ardy.

Sementara Aktivis Perempuan dan Anak Kaupaten Bone Martina Majid mengatakan bahwa pelaku harus dijerat dengan pasal berlapis yaitu undang undang perlindungan anak dan PKDRT.

“Apapun bentuk perlakukan dari seseorang apalagi bapak kandung ke anaknya. Ini sangat biadab dan prlu penindakan tegas.

Dikenakankan pasal berlapis (uu perlindungan anak dan PKDRT),” tegas Martina. Selain itu dia mengatakan, Korban sampai saat ini masih sementara dalam keadaan trauma berat. dan pihaknya akan mendampingi terus untuk pemeriksaan lanjutan dan penguatan personal untuk mengembalikan kepercayaan diri korban. (cs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.