PNUP Sulap Gammi Menjadi Produk Komersil

oleh -735 x dibaca

KAHU, TRIBUNBONEONLINE.COM–Program Kemitraan Masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim Pelaksana dari Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) berhasil melakukan pelatihan dengan kegiatan pengolahan Gammi bertransformasi menjadi produk komersil di Dusun Jaramele, Desa Cenrana, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone pada Sabtu, 25 Juli 2020.

Produk komersil yang dihasilkan berupa Abon Asin Gammi yang siap saji. Ada dua varian yang dihasilkan adalah Varian Kasar dan Varian Halus. Varian Halus merupakan bentuk transformasi dari Gammi rumahan yang dikemas seperti layaknya abon serta siap saji, sedangkan Varian Kasar merupakan varian tanpa meninggalkan bentuk aslinya (original), sebagai bentuk mempertahankan bentuk asli gammi untuk penikmat gammi selama ini.

“Kami akhirnya bisa melakukan pelatihan pengolahan Gammi menjadi Abon Asin di Desa Cenrana, kami sangat berterima kasih kepada mitra dan seluruh warga sekitar Dusun Jaramele atas antusias dalam mengikuti dan mengenal pengolahan dengan cara baru dalam melakukan diferensiasi Gammi selama ini,”Tutur Andi Iqbal Akbar sebagai ketua pelaksana IbM yang didanai oleh DIPA Rutin Politeknik Negeri Ujung Pandang.

Antusiasme warga nampak penasaran mengenai Abon Asin dari Gammi serta banyak bertanya mengenai cara pengolahannya yang berbeda.

“Saya biasa buat gammi, tapi cara yang ditunjukkan oleh tim PNUP sungguh berbeda, dan bagusnya menghasilkan gammi yang bersih tanpa gosong serta siap saji,” kata A.Mawar sebagai salah satu warga yang hadir pada pelatihan gammi tersebut.

Proses pelatihan meliputi, persiapan bahan baku yaitu ikan teri kering, cabe, garam kemudian penyangraian hingga pengemasan. Tim Pelaksana memberikan pula pelatihan berupa cara labelisasi produk agar lebih menarik. “Kami sangat berterima kasih kepada Tim Pelaksana dari PNUP yang bersedia meluangkan waktunya kembali dan benar-benar mendampingi kami dalam pelatihan yang sangat berharga ini,” ungkap Fatmawati selaku mitra mewakili Ibu PKK dari Dusun Jaramele yang hadir.

“Pelatihan seperti ini sangat penting agar calon-calon wirausaha dari desa bisa bangkit serta membantu pula desa dalam menemukan bibit inovasi yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan warga khususnya warga Desa Cenrana” tambah Nurwahyuni sebagai anggota mitra dalam pelatihan pengolahan gammi menjadi Abon Asin Gammi ini. (*/Ipp_17)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.