Ungkapan Seorang Alumni Terbaik

oleh -405 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COMРSebanyak 396 mahasiswa IAIN Bone diwisuda angkatan IV gelombang I dengan program Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2) dengan sistem Daring atau Hologram Virtual Graduation. Selanjutnya 27 mahasiswa masuk alumni terbaik Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone tepatnya Sabtu, 24 Oktober 2020 di Aula Utama IAIN Bone.

Inilah nama-nama Alumni Terbaik IAIN Bone gelombang I angkatan IV pada Wisuda Sarjana Program S1 dan Program Magister (S2) yaitu 1. Ria Puspita Sari, S.Pd (PAI), 2. Ririn Adrianti, S.Pd (PAI), 3. Lidiawati, S.Pd (PBA), 4. Danil, S.Pd (PBA), 5. Yuliana, S.Pd (MPI), 6. Haridah, S.Pd (MPI), 7. Sulpadli Ali, S.Pd (TBI), 8. Nurul Isma Ishak, S.Pd (TBI), 9. Erniati, S.Pd (PGMI), 10. Rosnaeni, S.Pd (PGMI), 11. ST Adrianti, S.Pd (PIAUD), 12. Putri Ramadhani, S.Pd (PIAUD), 13. Risna, SH (HKI), 14. A.Yunin Dalauleng, SH (HKI), 15. Sulfikar, SH (HTN), 16. A.Asrul, SH (HTN), 17. Lukman Ansar, SH (HTN), 18. Sardina, SE (Eksyar), 19. A.Sari Manja, SE (Eksyar), 20. Inda Sari, SE (Perbankan Syariah), 21. A.Riana Utari Rosita, SE (Perbankan Syariah), 22. Afrah Afifah Taqiyyah, S.Sos (KPI), 23. Irma Novita Sari, S.Sos (KPI), 24. Ratmi Rosanti, S.Ag (IAT), 25. Dandi Andika, S.Ag (IAT), 26. Muhammad Shaifullah, ME (Eksyar), 27. Hesti Radia, ME (Eksyar).

Lukman Ansar, SH Fakultas Hukum Prodi HTN salah seorang alumni terbaik saat ditemui Tribun Bone mengatakan, sebenarnya saya tidak pernah memikirkan untuk menjadi yang terbaik di IAIN Bone karena disisi lain saya tidak terlalu sibuk dibagian akademik karena saya adalah seorang yang aktif di organisasi, tapi selain itu saya tidak melupakan karir saya di akademik, saya hanya mencoba memadukan diantara keduanya, jadi memang betul-betul ini sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Lanjut Lukman Ansar,
mungkin saya ingin mengatakan bahwa ini merupakan moment terakhir saya di IAIN Bone karena selama ini terlalu banyak kenangan di IAIN Bone, saya kemarin di Singapura, Malaysia, Thailand, Jakarta, Surabaya, sampai dipelosok yang ada di Jawa itu karena adanya IAIN Bone dan itu karena organisasi juga, disamping itu saya juga ingin memesan kepada generasi-generasi penerus IAIN Bone untuk selalu belajar atau berproses, jangan karena kendala organisasi jadi dikambing hitamkan organisasi itu dan melupakan akademik.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Rektor IAIN Bone, Warek 1, 2 dan 3, Kepala Biro AUAK IAIN Bone, para Dekan, Dosen dan seluruh civitas Akademika dan Organisasi yang telah berkontribusi terhadap apa yang telah saya dapatkan dalam proses pembelajaran dan proses ilmu pengetahuan, dan terima kasih juga untuk IAIN Bone, saya tidak bisa ukirkan atau melampiaskan dalam bentuk kata-kata karena saya memang betul-betul menjiwai IAIN Bone,” ucap Lukman. (yas89)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.