AYP Bagikan 1.267 Paket Konversi BBM ke BBG

oleh -912 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Pada Selasa, 26 Oktober 2020 di PPI Bajoe Kelurahan Lonrae Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, Kementerian ESDM RI melalui aspirasi Dr Hj Andi Yuliani Paris, M.Sc anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan pembagian mesin perahu BBG sebanyak 1267 paket untuk nelayan Kabupaten Bone.

Pemerintah Kabupaten Bone mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Hj Andi Yuliani Paris yang begitu perhatian, peduli atas kerja kerasnya bersama Kementerian ESDM untuk membantu para nelayan di Kabupaten Bone. Andi Yuliani Paris selaku anggota DRI RI Komisi VII menyampaikan, pembagian konversi BBM ke BBG ini sudah yang ketiga kalinya, tak sedikit bantuan tersebut, sejak tahun 2018 sebanyak 947 paket, tahun 2019 sebanyak 175 paket dan tahun 2020 ini sebanyak 1.267 paket BBG untuk kapal perikanan yang disalurkan kepada nelayan Kabupaten Bone.

“Kemudian Kabupaten Bone ini ada sekitar 350 penerangan jalan untuk tenaga surya aspirasi Andi Yuliani Paris, dan dari 9 kabupaten dari Dapil saya yang paling banyak menerima beasiswanya menerima bidik misi adalah mahasiswa Kabupaten Bone, baik mahasiswa yang kuliah di UNISMUh, UNM, UMI, UNHAS, apalagi kalau kuliah di STKIP Muhammadiyah Bone yang sebentar lagi menjadi Universitas saya juga membantunya menjadi Universitas Muhammadiyah Bone.

Kemudian STIA Prima Bone, Politeknik Ujung Pandang kelas jauh Bone, dan Sekolah Tinggi Pertanian Yapi Bone, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapi Bone itu mahasiswanya, dan kami juga sampaikan bahwa untuk pelajar SMP ada 1.200 mendapatkan beasiswa SMP di Bone dengan aspirasi saya, walapun itu program di Komisi X, tapi saya minta betul-betul ingin membantu dan berbagi,” ungkapnya.

Lanjut Andi Yuliani Paris, kenapa penghapusan premium itu, karena kita kan sudah menjadi bagian dari komitmen global bahwa kita akan mengurangi emisi gas rumah kaca dan kita harus juga peduli dengan lingkungan hidup itu komitmen dari Paris Griment, nah ternyata premium itu ronnya dalam istilah lingkungan hidup, dibawah 90 nah tentunya harus segera diganti dengan pertamax, tapi harganya tetap bisa dijangkau oleh rakyat.

Karena kedepan premium ini dianggap emisinya cukup besar untuk merusak lingkungan, jadi ganti yang lebih bersih yang lebih berkualitas dan bersih lingkungan, juga kendaraan mereka tidak cepat rusak.

“Mesinnya jangan dijual, jangan pakai lagi premium karena sudah dikasi gas.

Dengan menggunakan gas akan lebih bersih lingkungan dibanding premium atau bensin,” pesannya. (yas89)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.