DidugaTerpengaruh Ajaran Sesat, Pria Bunuh Ipar Sendiri

oleh -403 x dibaca

KAJUARA, TRIBUNBONEONLINE.COM–. Peristiwa pembunuhan terjadi di Dusun Cangkano, Desa Bulutanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Selasa (17/11/20), yang diduga dilakukan oleh pelaku Amiruddin (37) terhadap korbannya Amire (45).

Motif pembunuhan yang beredar masih simpang siur, bahkan ada dugaan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan hingga kalap dan melukai Amire yang tak lain ipar pelaku sendiri atau kakak kandung dari istrinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bone, pelaku diduga membunuh korban karena dugaan dalam pengaruh ajaran sesat. Hal itu diungkapkan Kepala Desa Bulutanah, Appe yang juga bertetangga dengan pelaku dan korban. Appe menjelaskan, pelaku beberapa minggu sebelum kejadian pernah menyampaikan ke Appe perihal niatnya (pelaku, red) untuk bercerai dari istrinya. Namun saat itu, Appe mengaku tidak sampai bertanya lebih dalam dan tidak berpikiran lebih jauh atas niat pelaku tersebut.

“Tiga minggu yang lalu itu pernah datang disini (rumah kades), katanya (pelaku) saya mau pisah sama istriku, saya tanya apa masalahnya tapi dia (pelaku) bilang rahasia, permintaannya pelaku itu supaya saya suruh istrinya tinggalkan rumah, jadi saya suruh istrinya untuk sementara tinggal di rumah saudaranya,” ungkap Appe.

Appe mengungkapkan, berdasarkan keterangan keluarga pelaku, pelaku diduga menganut ajaran sesat atau semacam pesugihan.

“Saya kasi nasihat istrinya supaya tinggalkan dulu rumah karena lain-lain ini (pelaku) saya lihat, dia anggap dirinya Tuhan, setelah diselidiki ada memang disitu dia sembah-sembah di dalam rumahnya, mungkin pengaruh mau kaya atau apa namanya itu, semacam pesugihan,” terang Appe.

Menurut Appe, ajaran sesat tersebut belum begitu lama dianut oleh pelaku mengingat sebelum-sebelumnya pelaku dianggap masih terlihat normal bahkan pelaku pernah merantau kemudian kembali ke kampung dan bahkan sempat mengalami sakit stroke.

Akibat kejadian tersebut, Appe selaku pemerintah desa setempat mengaku terus berkoordinasi dengan aparat keamanan demi keamanan pasca pembunahan tersebut, disamping juga memberikan nasihat kepada keluarga korban maupun keluarga pelaku untuk tetap sabar dan tenang menghadapi kejadian yang terbilang cukup sadis tersebut.

Akibat perbuatannya, pelaku kini sudah mendekam di balik jeruji besi setelah sempat dilakukan pengejaran oleh petugas bersama warga selama kurang lebih 12 jam. Pelaku tertangkap di persembunyianya di sebuah hutan bambu di dekat sungai yang berlokasi masih di Dusun Cangkano.

Penulis : Lina Sarfina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.