Hati-hati! Beredar Penipuan Catut Nama Danyon C Pelopor

oleh -464 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Modus penipuan dengan mengatasnamakan pejabat suatu instansi kembali terjadi. Kali ini nama Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos dicatut oleh oknum pelaku untuk meraup keuntungan.

Modus yang dipakai pelaku penipuan itu adalah mengaku sebagai Kompol Nur Ichsan dengan menghubungi beberapa orang via chat aplikasi WhatsApp, kemudian menawarkan barang lelang dengan syarat orang tersebut harus mengirimkan sejumlah uang sebagai tanda jadi (DP).

Hal itu tentunya ditepis mentah-mentah Komandan Batalyon C Pelopor, Kompol Nur Ichsan. Menurutnya, dia tidak pernah menawarkan penjualan barang lelang kepada siapapun apalagi melalui pesan singkat atau chat.

“Wah, saya tidak pernah menawarkan atau menjual barang lelang, ini sudah jelas penipuan,” ujar Kompol Nur Ichsan sembari terkejut saat mengetahui namanya dipakai orang untuk penipuan.

Danyon yang akrab dengan istilah Tindizzz ini juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melayani chat atau telepon dari nomor yang mengaku sebagai Kompol Nur Ichsan.

“Kepada warga untuk tidak melayani chat atau telepon dari nomor telepon 085890426540 yang mengaku-ngaku sebagai saya. Karena orang ini ingin mengambil keuntungan dari nama saya,” jelas Danyon C Pelopor saat dikonfirmasi oleh awak media.

Dari informasi yang diterima, sudah dua warga yang mengaku dihubungi oleh nomor dengan buntut 6540 ini. Mereka adalah Ahmad Riyadi warga Kabupaten Luwu Utara dan Mery Syam penyiar radio di Kabupaten Bone. Mereka mengaku terkejut karena Kompol Nur Ichsan yang mereka kenal tiba-tiba menawarkan jasa jual barang lelang.

“Saya terkejut dan heran pak karena tiba-tiba Komandan Ichsan ngechat saya lalu menawarkan barang lelang dengan syarat harus kirim DP dulu. Tapi untung saya masih punya kontak aslinya Pak Nur Ichsan jadi saya hubungi beliau,” ujar Ahmad Riyadi.

Saat ini pelaku dengan nomor 085890426540 yang mengatasnamakan Danyon C Pelopor sedang ditelusuri keberadaan oleh pihak berwajib dan diharapkan kepada masyarakat untuk tidak melayani apabila menerima chat atau panggilan dari nomor tersebut.

Penulis : Sugianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.