Civitas Akademika UNIM Bone Tinggalkan Ruangan, Begini Tujuannya

oleh -580 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Sejumlah petinggi Universitas Muhammadiyah Bone meninggal ruangannya masing-masing di Birokrat kampus pada Kamis, siang, 28 Januari 2021.

Pasca diketahui hal tersebut, penulis terus menulusurinya. Ada apa sebenarnya Rektor bersama sejumlah jajarannya meninggal ruangannya??.

Terbukti, meninggalkan ruangan bukan berarti meninggalkan tugas di Birokrat Kampus UNIM Bone. Tujuan meninggalkan ruangan Civitas Akademika UNIM Bone patut di acungi jempol.

Bahwa, disela-sela kesibukannya sebagai tenaga kependidikan dan mengurusi ratusan mahasiswa, serta sibuk untuk penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022. Serta pihaknya juga disibukan persiapan menjelang penyelenggaraan wisuda sarjana pada Sabtu ini, ia masih sempatkan diri menlajutkan misi kemanusiaan di Desa Lamurukung Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone.

Beberapa hari sebelumnya Rektor Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, S.Pd, M.Pd melepas rombongan ke Sulawesi Barat (Sulbar) sebagai misi kemanusiaan, untuk menyerahkan bantuan kepada korban gempa bumi di Kabupaten Majene dan Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Pada Kamis, 28 Januari 2021 Rektor bersama rombongan Universitas Muhammadiyah Bone melakukan kunjungan silaturahim kepada korban yang terkena musibah kebakaran.

Dalam rombongan tersebut di pimpin langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, S.Pd, M.Pd bersama Plt. Warek 1, Plt. Warek 3, kepala LPM, Kepala TU, dan Kaprodi Bahasa Indonesia.

Tujuan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Bone kepada korban bencana.

“Sebelumnya juga dilakukan penyaluran bantuan ke Sulbar,” ungkap Rektor UNIM Bone.

Rombongan langsung ke TKP dan dihadiri oleh kepala dusun H. Ambo Sakka bersama warga yang rumahnya terkena kebakaran.

Sebelum menyerahkan bantuan ke warga Dr. H. Muhammad Jafar menyampaikan kepada korban agar tetap bersabar dan ikhlas menerima semua cobaan yang menimpa.

“Karena kita harus menyadari bahwa apa yang sekarang kita miliki hanya merupakan titipan dari Allah SWT.,” kata H. Muhammad Jafar.

Jadi, ia melanjutkan, kalau kita ikhlas dan sabar menerima semua ini maka Allah akan membukakan pintu rezeki yang lebih baik lagi.

“Kita tetap sabar dan ikhlas atas cobaan ini. In Syaa Allah, rezeki akan kita dapatkan lebih baik lagi, Aamiin,” ucapnya.

Setelah dilakukan penyerahan bantuan kepada korban kebakaran, Rektor UNIM Bone bersama rombongan juga melakukan pantauan disejumlah titik lokasi kebakaran.

Selain berupa bantuan uang tunai, Universitas Muhammadiyah Bone juga memberikan bantuan berupa sembako yang akan diserahkan oleh mahasiswa dari pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Penulis : Irfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.