Jelang Pelaksanaan PLP, Mahasiswa UNIM Bone Ikuti Pembekalan

oleh -430 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone melaksanakan kegiatan pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) selama dua hari yakni Rabu sampai Kamis, 10 sampai 11 Februari 2021.

Pembekalan yang dilaksanakan di Auditorium H Andi Abdullah UNIM Bone dibuka oleh PLT Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik, Dr. Muhammad Safar, M.Pd. Selain itu, dihadiri Kepala LPM UNIM Bone, Dr. Muhammad Ali Tahir, Kepala Tata Usaha Dr. Hj. Andi Tenri Sua, Ketua Panitia, Andi Srimularahmah, S.Pd.,M.Pd, Ketua Program Studi, dosen pembimbing serta mahasiswa peserta PLP I dan PLP II.

Dari rilis yang diperoleh, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi Kampus Merdeka Merdeka Belajar. Mahasiswa akan melakukan kegiatan PLP I dan PLP II.

“PLP ini merupakan mata kuliah yang mampu memberikan pengalaman yang lengkap dan bermakna kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone,” ungkap Ketua Panitia Andi Srimularahmah.

Ia melanjutkan, tujuan dari pelaksanaan PLP I yaitu pengenalan kultur sekolah, pengenalan peserta didik, pengenalan administrasi sekolah dan pengenalan guru sebagai pendidik yang profesional.

“Selanjutnya mahasiswa yang mengikuti PLP II yaitu mahasiswa yang telah lulus PLP I,” sebutnya.

“Dalam pelaksanaan PLP II yaitu mahasiswa akan melakukan praktik proses belajar mengajar antara mahasiswa, siswa, dan guru mata pelajaran yang sesuai dengan bidang keahlian mahasiswa,” tambahnya.

Oleh karena itu, lanjut Ketua Prodi Bahasa Indonesia ini, setelah dilakukan pembekalan, mahasiswa akan disebar di sekolah-sekolah SMA sederajat yang ada di Kabupaten Bone baik yang mengikuti PLP I maupun PLP II.

Adapun jumlah peserta PLP I yaitu sebanyak 176 mahasiswa dan PLP II sebanyak 173 mahasiswa.

Ia berharap melalui pembekalan ini, mahasiswa bisa memahami tugas dan tanggung jawab di lapangan nantinya.

“Sebagai Ketua Panitia Pelaksana Pembekalan berharap dalam pelaksanaan pembekalan ini diharapkan mahasiswa bisa memahami tugas dan tanggung jawab di lapangan serta paham bagaimana berkomunikasi dan beretika yang baik dengan lingkungan sekolah,” pungkasnya.

Mengingat masih masa Pandemi Covid-19, maka PLP II dituntut untuk berkoordinasi dengan guru di sekolah mengenai pembelajaran daring.

“Selain itu, karena masih dalam situasi pandemi artinya mahasiswa yang melakukan PLP II akan berkoordinasi dengan guru pendamping di sekolah mengenai pembelajaran daring. Oleh karena itu, mahasiswa jg dibekali bagaimana pembelajaran daring yang baik,” tutupnya. (*/Irfan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.