Visitasi Prodi PPKn UNIM Bone Dilakukan Secara Daring

oleh -468 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Kurang lebih satu pekan sebelumnya Program Studi (Prodi) Pendidikan Ekonomi Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone sukses mendapatkan Akreditasi “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Asesmen lapangan kembali berlanjut di Kampus Universitas Muhammadiyah Bone tersebut. Kali ini, Asesmen Lapangan (AL) dilakukan bagi Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) selama dua hari Senin sampai Selasa, 1 sampai 2 Maret 2021.

Kegiatan yang berlangsung di Lantai 2 Birokrat tersenu, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganeraan UNIM Bone divisitasi oleh BAN PT. Sementara Asesor yang ditugaskan oleh BAN PT yaitu Prof. Sjamsi Pasandaran, M.Pd dari Universitas Negeri Manado dan Dr. Umasih, M. Hum dari Universitas Negeri Jakarta. Turut hadir Rektor, BPH, Para Wakil Rektor (Warek), Kepala Unit, Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Dosen-dosen PPKn UNIM Bone

Dalam pantauan awak media, sebelum Asesmen Lapangan (AL) dimulai terlebih dahulu pihak Universitas Muhammadiyah Bone membuka acara visitasi AL sesuai dengan mekanisme dan prosedur protokol kesehatan.

Rektor UNIM Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, S.Pd.,M.Pd menyampaikan pada saat pembukaan, agar pelaksanaan AL selama dua hari bisa berjalan dengan lancar.

“Semoga pelaksanaan ini berjalan lancar dan bisa meraih hasil maksimal pula,” pungkas Rektor UNIM Bone.

Selain itu, ia juga menyampaikan kepada semua tim work Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bisa siap sedia di tempat untuk melengkapi dokumen yang tanyakan oleh pihak asesor.

“Bagi tim work Prodi PPKn terus siap sedia ditempat untuk melengkapi dokumen yang ditanyakan pihak asesor,” harapnya.

Sementara Wakil Rektor 1 Dr. Muh. Safar, M. Pd memandu pelaksanaan kegiatan visitasi lapangan selama dua hari. Selain menjadi moderator pada saat visitas Dr. Muh. Safar, M.Pd juga terlibat selaku unsur pimpinan karena di dalam visisitasi AL ada khusus untuk penilaian tentang tata kelola dan tata pamong.

Untuk tata pamong dan tata kelola pihak pimpinan memberikan klarifikasi pelaksanaan atau mekanisme yang disepakati secara bersama, memelihara, dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran dalam pengemangan program studi.

Wakil Rektor 1 menambahkan, bahwa sistem tata kelola dan tata pamong harus dirancang secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil.

“Untuk melaksanakan semua indokator tersebut maka diperlukan koodinasi yang baik kepada semua unit sehingga sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan,” katanya.

“Pada hari pertama tim asesor menanyakan tentang konfirmasi rencana pengemabangan UPPS, sistem tata pamong, sistem pengelolaan, capaian UPPS dan rencana pengembangan peogram studi,” lanjutnya.

Berdasarkan info yang diperoleh, selain konfirmasi ke unsur pimpinan juga pengecekan pelaksanaan mutu di UPPS, dan pada sore harinya (hari pertama, red) yaitu tim asesor meminta konfirmasi yang terkait dengan pelaksanaan pengelolaan pengelolaan perguruan tinggi, program akademik, dan pengelolaan keauangan, aset, dan fasilitas serta sistem informasi.

“Diakhir sesi AL pada hari pertama tim asesor meminta juga kepada pihak pemerintah, alumni, dan pengguna untuk dimintai keterangan dalam pengembangan program studi dan UPPS. Semua pertanyaan yang diberikan oleh tim asesor telah dijawab oleh masing-masing tim work Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan melengkapi semua dokumen sebagai bukti sah,” jelas Dr. Muhammad Safar.

Memasuki hari kedua, tepat pada pukul 09.00 Wita tim asesor meminta konfirmasi pengecekaan sarana dan prasarana yang dilaporkan di laporkan evaluasi diri dengan kondisi yang ada di kampus Universitas Muhammadiyah Bone.

Pihak pusat data dan informasi dalam hal ini Andi Achmad Dahlan, S.Pd.,M.Pd dengan sigap mengirimkan video sarana prasarana. Selain video ketua Program studi PPKn Dr. Muhammad Yanis, S.Ag.,M.Si juga telah menugaskan kepada dosen untuk live lewat zoom sehingga secara langsung pihak asesor bisa menyaksikan dengan saksama. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini sangat membantu pihak kampus Universitas Muhammadiyah Bone untuk lebih membenahi dan mengembangkan Perguruan Tinggi (PT) sehingga bisa berdaya saing sesuai visi dan misi Universitas Muhammadiyah Bone.

Kegiatan selama dua hari tim asesor telah melakukan konfirmasi berdasarkan sembilan kriteria yaitu: 1) visi, misi, dan strategi, 2) tata pamong, tata kelola, dan kerjasama, 3) mahasiswa, 4) sumber daya manusia, 5) keuangan, sarana dan prasarana, 6) pendidikan, 7) penelitian, 8) pengabdian kepada masyarakat, dan 9) luaran dan capaian tridarma/caturdarma perguruan tinggi. (Irfan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.