Webinar Tantangan Energi Terbarukan, Ini Kata AYP

oleh -126 x dibaca

TRIBUNBONEONLINE.COM– Webinar Peluang dan Tantangan Energi Baru dan Terbarukan yang diadakan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama Partai Amanat Nasional (PAN), Rabu, (17/3/21).

Andi Yuliani Paris (AYP) merupakan salah satu pemateri pada webinar tersebut, AYP menyampaikan energi baru dan terbarukan masih rendah sebesar 12%, sedangkan target 2025 sebesar 23%, kondisi saat ini energi terbarukan merupakan kebutuhan dalam rangka menjaga lingkungan dan keberlangsungan kehidupan

“Potensi panas bumi di Indonesia sebesar 23,9 Giga Watt (GW), namun dimanfaatkan baru sebesar 2.130,6 MW,” kata AYP

Selain itu Indonesia menegaskan komitmennya memastikan kenaikan suhu bumi tidak lebih dari 2 derajat celcius
yang menjadi inti Paris Agreement.
Paris Agreement adalah dokumen kesepakatan mencegah perubahan iklim bumi hasil KTT COP-21 UNFCCC (Konferensi Pengendalian Perubahan Iklim PBB).

AYP juga menyampaikan perlu upaya secara sistematis, terstruktur dan berkelanjutan dari semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama melakukan percepatan pengembangan energi terbarukan dalam rangka memenuhi target bauran energi terbarukan sedikitnya 23% ditahun 2025.

“Membuka seluas-luasnya iklim inovasi dan invensi serta hilirisasi hasil-hasil riset
berkaitan dengan teknologi energi baru dan terbarukan dalam rangka mewujudkan
kemandirian teknologi energi terbarukan. Mengajak segenap pemangku kepentingan seperti Pemerintah, Pelaku Usaha, Akademisi, Perbankan, dan Masyarakat untuk meningkatkan sinergi dalam pengembangan energi baru dan terbarukan. Selain itu meningkatkan kerjasama dengan negara-negara yang memiliki kemampuan teknologi
maju terkait energi terbarukan baik dalam skala regional maupun skala global serta
lembaga-Lembaga internasional yang memiliki concern terhadap pengembangan
energi terbarukan,” ucap AYP.

“Perlu membangun industri penyediaan teknologi energi terbarukan beserta industri
pendukungnya di dalam negeri dalam rangka mewujudkan kemandirian bangsa. Perlu dilakukan penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, berkualitas dan handal yang fokus dalam implementasi mengembangan energi terbarukan, sehingga Komisi VII DPR RI sedang berupaya untuk menyelesaikan Rancangan
Undang-undang tentang energi baru dan terbarukan,” tambahnya. (h2i)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.