Kunjungi Pertamina Sulselbar, AYP : Perhatikan Ketersediaan LPG dan BBM Bersubsidi

oleh -33 x dibaca

MAKASSAR, TRIBUNBONEONLINE.COM–Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN, Dr.Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc kembali melaksanakan kunjungan dan rapat bersama stakeholder Pertamina wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) pada Selasa, 4 Mei 2021.

Kunjungan AYP sapaan akrab Andi Yuliani Paris di Kantor PT. Pertamina Marketing Operasional Regional (MOR) VII di Kota Makassar terkait ketersediaan LPG dan BBM yang dihadiri langsung oleh General Manager MOR VII.

Diketahui bahwa MOR VII ini merupakan koordinator dari PT Pertamina untuk wilayah teritori Sulawesi.

Andi Yuliani Paris yang dikenal terbukti bekerja memberikan beberapa pandangan dan masukannya kepada PT. Pertamina MOR VII. AYP menyebutkan bahwa MOR VII harus mampu menjawab dari berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat hari ini.

Andi Yuliani Paris mengaku, bahwa dirinya sering mendapatkan laporan/ keluhan dari masyarakat terkait penyaluran tabung gas LPG 3 Kg yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Sejak awal, kita memahami bersama bahwa tabung gas LPG 3 kg diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan kurang mampu yang telah disubsidi oleh Pemerintah,” ungkapnya.

Maka dari itu, Politisi PAN ini menegaskan agar LPG bersubsidi 3 Kg harus betul-betul dipergunakan oleh masyarakat miskin. Dan harus dibatasi aksesnya untuk tidak dipergunakan oleh masyarakat yang mampu (LPG 3 Kg Hanya Masyarakat Miskin, red).

“Pertamina memiliki tugas yang berat untuk mengontrol dan mengevaluasi peruntukan LPG 3 kg. Kita harus tegas, bagi masyakat mampu disediakan tabung LPG non-subsidi bervariasi, mulai dari 5,5 kg, 12 kg, hingga 50 kg,” tegasnya.

Lanjut AYP, control dan evaluasi tersebut penting untuk meminimalisir pelanggaran di lapangan.

“Ini penting untuk mencegah terjadinya kelangkaan LPG subsidi 3 kg di daerah-daerah Sulselbar, terlebih menuju persiapan hari lebaran,” ungkap Anggota Komisi VII DPR RI yang juga membidangi Energi.

Politisi Perempuan asal Sulawesi Selatan ini meminta kepada PT Pertamina MOR VII untuk terus memberikan perhatian kepada wilayah-wilayah yang baru saja mengalami bencana alam.

“Beberapa wilayah seperti di Mamuju dan Majene Sulbar, Masamba Sulsel, dan daerah lain pasca bencana, harus mendapatkan perhatian sehingga tidak terjadi kelangkaan LPG 3 kg maupun BBM bersubsidi untuk masyarakat kecil,” pinta AYP

Selain itu, AYP juga mendorong PT Pertamina MOR VII untuk mengontrol dan mengevaluasi SPBU Pertamina di daerah-daerah.

“Saya sering sekali mendapatkan laporan, masyarakat datang ke SPBU di daerah-daerah untuk mendapatkan BBM bersubsidi, namun ternyata SPBU tutup dan selalu kehabisan BBM,” katanya.

“Hal itu dikarenakan, ada beberapa oknum-oknum yang membeli BBM bersubsidi dalam bentuk jeriken dan menjualnya kembali secara eceran dengan harga yang lebih mahal, tanpa mengantongi izin ataupun surat rekomendasi,”ungkapnya.

Anggota DPR RI Fraksi PAN ini kembali meminta agar PT Pertamina MOR VII untuk memberikan sanksi kepada oknum-oknum SPBU yang melakukan pelanggaran.

“Tentu, kita berharap, Pertamina wilayah Sulselbar dapat berbenah sehingga bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat kecil,” pungkasnya.

Masih dikatakan AYP, bahwa PT Pertamina MOR VII bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat agar beralih dari menggunakan BBM ke BBG.

“Saya sebagai wakil rakyat dari Sulsel akan terus berupaya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat agar beralih menggunakan BBG yang lebih murah dan ramah lingkungan,” sebutnya.

Andi Yuliani Paris menambahkan, bantuan-bantuan kerja sama dengan Kementerian ESDM tersebut diperuntukkan untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Kami sudah menyerahkan ribuan mesin nelayan dan pompa tani berbahan bakar gas dan akan terus kami perjuangkan sehingga masyarakat dapat menikmatinya,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.