Penamatan Murid Kelas 6 UPT SDN 222 Manajeng Dikemas Dalam Acara “Mappanre Temme”

oleh -537 x dibaca

SIBULUE, TRIBUNBONEONLINE.COM–UPT SDN 222 Manajeng Kecamatan Sibulue mengadakan kegiatan penamatan murid kelas 6 Tahun Pelajaran 2020/2021 yang dikemas dalam acara “Mappanre Temme” Senin, 28 Juni 2021.

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan penuh dari orang tua (ortu) murid. Kegiatan yang diinisiasi oleh semua ortu murid yang tamat untuk menjalin silaturahmi yang erat antara stakeholder yang terkait dengan pendidikan di Desa Manajeng.

Tampak hadir dalam acara ini antara lain Pengawas Sekolah, Kepala Desa Manajeng, Imam Desa, Ketua Komite, Babinkamtibmas, dan Tokoh Masyarakat Manajeng.

Muh. Salim, M.Pd Kepala UPT SDN 222 Manajeng dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga kepada semua orang tua murid atas keikhlasannya berpartisipasi mendukung kegiatan penamatan ini.

Selain itu, Muh. Salim melaporkan bahwa siswa yang ditamatkan Tahun Pelajaran 2020/2021 sebanyak 16 orang, 10 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan dengan memperoleh nilai baik.

Salah satu keunikan dari acara penamatan ini adalah prosesi Mappanre Temme dimana Kepala UPT SDN 222 Manajeng memandu secara langsung pembacaan beberapa surah pendek dalam Al Qur’an. Semua murid yang ikut prosesi Mappanre Temme memakai pakaian kental dengan nuansa adat Bugis yaitu Baju Bodo dan Jas Tutup.

Kepala Desa Manajeng mengapresiasi kegiatan penamatan yang dilakukan oleh UPT SDN 222 Manajeng.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan positif seperti ini, boleh jadi sekolah lain melakukan kegiatan penamatan, namun kali ini agak berbeda karena adanya prosesi Mappanre Temme. Sekolah harus terus berinovasi memunculkan ide-ide cemerlang dan senantiasa menjalin komunikasi yang baik dengan pihak yang berkepentingan dengan sekolah sehingga setiap program bisa terwujud dengan baik,” ucap A. Ismail selaku Kepala Desa Manajeng.

Sementara Bakhtiar, S.Pd selaku Pengawas Bina Sekolah dalam sambutannya berpesan kepada murid yang tamat untuk selalu menghormati guru dan memotivasi murid untuk terus belajar dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya (SMP/MTs).

“Begitupula orang tua murid jangan pernah merasa bosan,mengeluh, dan menyerah untuk memotivasi anaknya membekali diri dengan ilmu pengetahuan. Ilmu yang diperoleh di bangku sekolah akan memfilter diri dari pergaulan negatif,” pungkasnya.

Kegiatan penamatan ini diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada tiga murid (Alumni) terbaik yaitu Zahra Annisa, Nur Alizha Awalia, dan Keyla Aprilia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.