K3S dan KKG Wilayah V Laksanakan Musker

oleh -746 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) PKLK Gugus V Wilayah BOSOWA (Bone, Soppeng, Wajo) melaksanakan Musyawarah Kerja (Musker) yang berlangsung di UPT SLB Negeri 1 Bone, tepatnya Kompleks BTN Lonrae Kelurahan Lonrae Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (26/8/21).

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Bidang Pembinaan PKLK Bahasa dan Sastra Daerah (PPKLK BSD), Dr. H. Basri, M. Pd., Kepala Cabang Pendidikan Wilayah III Bone Sinjai, Drs. Andi Syamsu Alam, M.Pd, Ketua MKPS PK Prov. Sulsel, Dr. Iis Masdiana, M.Pd, Ketua MKKS SLB Prov. Sulsel, Faisal Syarif, S.Pd, M. Kes, Ketua K3S PKLK Wilayah 5 BOSOWA, Hj. Dahnia D, S. Pd, Kepala UPT SLBN 1 Bone, Jamaluddin, S.Pd, M. Pd, Kepala dan guru SLB se – Bosowa.

Kepala UPT SLBN 1 Bone selaku Ketua Panitia Musker, Jamaluddin, S.Pd, M.Pd, menyambut hangat para hadirin begitu pula Kepala SLB dan guru dari 3 Kabupaten, serta mengucapkan terima kasih kepada panitia sehingga terlaksananya kegiatan Musker tersebut.

“Kepada Panitia kami ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya, kerja ikhlas dan tentunya kerja tuntasnya sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” ungkap Jamaluddin yang juga Sekretaris MKKS SLB Prov. Sulsel saat memberikan laporan.

Sementara itu Kabid PPKLK BSD Prov. Sulsel, Dr. H. Basri., M.Pd, sebelum membuka kegiatan Musker tersebit memuji guru yang di SLB, pasalnya kompetensi guru dari SLB dianggap hampir sempurna di bandingkan dengan sekolah umum lainnya.

“Kompetensi guru SLB hampir sempurna, coba tanya guru SLB, kalau dia mengajar disuatu kelas, pasti dia tahu nama orang tunya, dia tahu pekerjaan orang tuanya, dia tahu pekerjaan orang tunya,” ungkap H. Basri disambut tawa riuh para hadirin.

H. Basri juga berharap SLB kedepannya mempunyai ciri khas tersendiri. “Kedepan saya mau semua sekolah mempunyai kekhusususan, ada ciri khasnya, jadi misalnya kalau kita ke SLBN 1 Bone, apa yang terbayang di masyrakat kekhususannya apa, sehingga program kita itu bisa menyentuh hati siswa,” ucapnya.

Selain itu, H. Basri juga menyampaikan telah mempunyai dua program, yakni siswa SMALB mampu menghafal Al – Quran 30 Juz dan kegiatan berbagi siswa. “Khusus SMALB wajib hafal Al Quran 30 Juz, jadi pas masuk kelas satu sudah diajarkan menghafal Al – Quran, sehingga pas tamat mereka sudah hafal 30 Juz, jadi program tersebut sudah bisa dimulai tahun ajaran 2021 ini,” harapnya.

Penulis ; Hairil Hamka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.