Silaturrahmi Wija Arung Labuaja Kahu Dengan Bija Sombaiya ri Gowa

oleh -200 x dibaca

KAHU, TRIBUNBONEONLINE.COM–Acara silaturrahmi keluarga besar La Page Daeng Parenring Arung Labuaja Kahu, bersama Pemuka Adat resmi Lembaga Kerajaan Gowa (LKG) dan Ikatan Masyarakat Adat Nusantara (IMAN). Telah dilaksanakan di Saoraja Andi Gurdhi Karaeng Bare di Aming-Palattae Kecamatan Kahu Kab Bone pada Ahad, 29 Agustus 2021.
Pertemuan ini digagas Hj Andi Indira Santi Bare Karaeng Balele dan putra-putri Karaeng Bare lainnya. Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Andi Promal Pawi selaku mewakili Wija Mangkau Kerajaan Bone. Begitu pula dihadiri beberapa perwakilan sesepuh Kerajaan di Sulawesi Selatan. Yakni :
1. Lembaga Kerajaan Gowa antara lain, Andi Hasanuddin Karaeng Sila, Andi Baso Erang Karaeng Tomarilalang Kerajaan Gowa, Cendera Juarsah Daeng Ngerang Gallarang Samata Bate Salapang Ri Gowa (Dewan Hadat Gowa), Andi Ilham Karaeng Cambang Majelis Adat Gowa, Ridwan Basri Daeng Nakku Gallarang Parang-Parang Gowa.
2. Ikatan Masyarakat Adat Nusantara (IMAN), antara lain : Andi Herlina Andi Mustamu Karaeng Bangkala, Andi Firman Karaeng Nompo, Andi Nurjannih Karaeng Caya Binamu, Andi Rohani Karaeng Ringgi, Hj. Andi Rosmawati Karaeng Caya, Rosna Patta Rinring, Gali Mannawari, Andi Irawan Karaeng Nyonri.
3. Keturunan Wija Arung Sulawesi Selatan, antara lain : Andi Bunga Intang, M.Pd, H. Andi Selbi, perwakilan Arung Talabangi Pinrang.
4. Rumpun Arung Palili, antara lain : Andi Dudi Mappesabbi Karaeng Mangkona Karaengta Bulo-Bulo Sinjai, Andi Jamaluddin Petta Sennang perwakilan Arung Lamatti Sinjai, Karaeng Undung, Karaeng Peke Dewan Adat Kerajaan Bulo-Bulo Sinjai, Karaeng Sau Karaeng Tombong Bulukumba, Andi Tahir Petta Sau Tombolo Pao, Andi Baso Alman Karaeng Maggiri perwakilan Trah La Musa Daeng Mamaro Arung Ponre.
Acara ini ditandai dengan pemasangan Pin Salokoa Kerajaan Gowa kepada empat orang, yaitu : Andi Promal Pawi sebagai Wija Mangkau Kerajaan Bone dan pelantikan tiga orang Wija Kerajaan Kahu dan Kerajaan Pao yakni, Andi Baso Amiruddin Bare Karaeng Sommeng sebagai Pemangku Adat Kerajaan Kahu, Hj. Indira Santi Bare Karaeng Balele sebagai putri Mahkota Kerajaan Kahu dan Andi Kahar Musakkar Bare Karaeng Makku sebagai putra Mahkota Kerajaan Pao.
Selain pemasangan Pin dan pelantikan tersebut, pertemuan silaturrahmi ini bertujuan mengenang persaudaraan napak tilas kekerabatan dalam mempererat pertalian hubungan kekeluargaan antara Kerajaan Gowa.
Menurut Andi Hasanuddin Karaeng Sila putra Karaeng Ijo dari Kerajaan Gowa, hubungan Kerajaan Gowa dengan Kerajaan Bone khususnya Kerajaan Kahu sangatlah erat. Dikala Kerajaan Kahu tempo dulu masih berdiri sendiri sebelum bergabung ke Kerajaan Bone, Kerajaan Kahu dan Sinjai bahagian dari pemerintahan Kerajaan Gowa. Keturunan Sombaiyya Kerajaan Gowa yang banyak berkuasa di wilayah ini, seperti La Page Daeng Parenring Arung Kahu, Ponggawa Bone dan Dulung Awang Tangka.
Beliau adalah anak dari La Musa Daeng Mamaro, cucu dari La Madiu Arung Ponre, keturunan La Temmassonge Raja Bone ke 22 dan Sitti Habibah Karaeng Bonto Mate’ne dari keturunan Sombaiyya ri Gowa. Jadi tidak heran kalau nama-nama wilayah di daerah ini banyak memakai bahasa Makassar, bahkan ada masyarakat memakai bahasa mirif bahasa Makassar yang berada di Desa Bontojai Kecamatan Bontocani. Bahkan panggilan kepada bangsawan memakai nama Karaeng dan Daeng sebagaimana di Gowa dan Makassar. Hanya Belanda lah yang telah mengadu domba kita sehingga sering terjadi peperangan.
Dalam bincang-bincang penulis dengan Andi Ilham Karaeng Cambang, beliau sangat mengapresiasi silaturrahmi ini yang digagas keluarga Karaeng Bare. Dengan bertepatan rencana acara Pertemuan Akbar Wijanna Lapatau Matanna Tikka yang tidak jadi.
“Acara inilah gantinya yang dialihkan ke Kahu, walaupun dengan sederhana namun cukup mengobati kekecewaan kami,” katanya sambil bercanda.
Lalu ditanggapi oleh Kepala Dinas Pariwisata Andi Promal Pawi dalam sambutannya diacara ini mengatakan, pertemuan Akbar Wijanna Lapatau Matanna Tikka, bukan tidak jadi, tapi ditunda karena masih dalam situasi Corona.

Penulis : Yuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.