Andi Yuliani Paris Dorong Tiap Desa Punya Pertashop

oleh -246 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PAN Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc kembali bertandang di daerah pemilihan nya Kabupaten Bone pada Jumat, 13 November 2021.

Kedatangannya kali ini dengan agenda sinergitas Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dengan DPR RI yang dikemas dalam Sosialisasi Kinerja dan Penyuluhan Regulasi BPH Migas TA 2021 di Sentosa Ballroom Novena Hotel, Jl Ahmad Yani Watampone Kabupaten Bone, Jumat (12/11/2021).

“BPH Migas ini mitra kami di DPR, dan dibentuk sesuai UU 22 Tahun 2021 tentang minyak dan gas bumi,” kata AYP.

BPH Migas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan pengangkutan gas bumi melalui pipa, dalam suatu pengaturan agar ketersediaan dan distribusi BBM yang ditetapkan pemerintah dapat terjamin diseluruh wilayah NKRI serta meningkatkan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri. Sementara tugas, mengatur dan menetapkan ketersediaan dan distribusi BBM. mengatur dan menetapkan pengusahaan transmisi dan distribusi gas bumi. Mengatur dan menetapkan harga gas bumi untuk rumah tangga dan usaha pelanggan kecil. Mengatur dan menetapkan tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa. Mengatur dan menetapkan pemanfaatan bersama fasilitas pengangkutan dan penyimpanan BBM. Mengatur dan menetapkan cadangan BBM Nasional.

“Sebenarnya BPH Migas itu adalah organ DPR, organ masyarakat dimana kami menyampaikan aspirasi masyarakat terkait dengan kuota bahan bakar minyak dan minyak solar. Kenapa BPH Migas harus mensosialisasikan kinerja nya karena masyarakat belum tahu,” ungkapnya.

Selain itu, Hj. Andi Yuliani Paris juga mendorong setiap desa agar punya Pertashop.

“Makanya banyak yang saya undang ini Bumdes-Bumdes supaya setiap desa itu ada Pertashop. Jadi akan lebih efisien, bumdes mungkin perlu cari inovasi sehingga memberikan manfaat ekonomis dan manfaat sosial untuk masyarakat,” pungkasnya.

“Juga ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat disekitar itu, bayankan satu pertashop itu yang paling sedikit bisa untung per hari Rp.500.000. Dengan modal Rp. 240 juta tambah invest tanah jadi Rp. 300 juta itu untung Rp.500.000 per hari berarti dalam sekitar tiga tahun sudah kembali modal tapi ini kan bukan hanya tiga tahun bisa terus-menerus menjadi kegiatan dari Bumdes,” jelasnya.

Penulis : Irfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.