Bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Karantina Parepare Dorong Ekspor Komoditas Pertanian Bone

oleh -92 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Pada Ahad, 14 November 2021 bertempat di Helios Hotel Jalan Langsat Kota Watampone, Karantina Pertanian Parepare menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) akselerasi ekspor pertanian.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Komisi IV DPR RI, dalam rangka mendorong ekspor komoditas pertanian khususnya jagung dan cengkeh di Kabupaten Bone.

Dr. H. Andi Akmal Pasluddin.,SP.,MM, anggota DPR-RI Komisi IV Fraksi PKS yang membuka acara secara resmi menyampaikan bahwa, melalui bimbingan teknis ini, hasil pertanian yang ada di Kabupaten Bone bisa diekspor. Dan kita berharap dari karantina pertanian memfasilitasi petani dan pelaku usaha untuk bisa memenuhi persyaratan negara tujuan.

“Saya kira persyaratan ekspor sekarang tidak sulit, nanti karantina pertanian yang fasilitasi,” tegasnya.

Andi Akmal melanjutkan, bahwa melalui anak muda milenial, bisa kita dorong untuk bergerak mulai sektor hilirnya. Menjadi pelaku usaha dengan memanfaatkan teknologi informasi yang bisa menghubungkan pertanian kita ke luar negeri.

“Terakhir saya berharap, produk pertanian Kabupaten Bone menjadi komoditas ekspor andalan di pasar mancanegara,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Andi Faisal, Kepala Karantina Pertanian Parepare juga menjelaskan bahwa selain mencegah masuk, keluar, dan tersebarnya hama penyakit hewan dan tumbuhan karantina, Karantina Pertanian Parepare juga  kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada para petani tentang cara pengelolahan hasil pertanian yang berorientasi ekspor.

Dalam kegiatan tersebut, juga menghadirkan Kepala Karantina Pertanian Makassar, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan Bone, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Kepala BPTP Sulawesi Selatan, dan Kepala BALITSEREAL sebagai narasumber. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.