Kisah Qhifar, Balita Penderita Tumor Mata

oleh -407 x dibaca

Laporan: Edy, Wartawan Tribun Bone

TRIBUNBONEONLINE.COM–USIA anak-anak adalah masa bermain, bercandaria bersama teman sebaya tanpa harus dibebani dengan segala problematika hidup terlebih pada usia Balita (Dibawah Lima Tahun).

Namun sepertinya itu tidak berlaku bagi Al Qhifar putra pertama pasangan dari Muh. Risal dan Sri Anita. Yang mana pada usianya tiga tahun, balita ini sudah harus berjuang melawan penyakit tumor mata yang dialaminya.

Dengan penyakitnya itu, membuat warga Dusun Bacu Desa Padatuo Kecamatan Tonra Kabupaten Bone ini menjalani rawat inap di RSUD Kabupaten Sinjai karena mengalami pendarahan dibagian mata.

Dan oleh tim medis yang menanganinya, adik Qhifar mendapat rujukan ke RS Wahidin Makassar guna mendapat perawatan lebih lanjut.

Sri Anita, ibu dari Qhifar kala dihubungi mengisahkan jika penyakit yang diderita putranya itu merupakan bawaan dari lahir yang gejalanya sudah terlihat diusia tujuh bulan.

Berbagai upaya telah dijalaninya untuk menyembuhkan tumor yang diidap putra kesayangannya tersebut. Mulai dari berobat ke dokter praktek sampai menjalani Kemotherapi di RS Wahidin Makasaar.

Namun saja, upaya itu belum membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan keluarga.

Bahkan menurutnya, pembengkakan pada mata terus membesar dan kondisinya kian memprihatinkan.

“Oleh dokter yang menanganinya anak kami dirujuk ke Makassar, namun saja kami belum mengiyakan. Karena kami berencana mau pulang dulu ke rumah sambil membicarakannya bersama keluarga,” ucap Sri Anita.

Menurut ibu dari dua anak ini, ia pernah meminta kepada dokter untuk melakukan operasi terhadap anaknya Qhifar.

Hanya saja dokter tidak bersedia melakukannya dengan pertimbangan risiko yang cukup fatal, yang bisa mengancam keselamatan nyawa anak kami. Kami disarankan untuk menjalani Kemotherapi saja.

Belakangan ini, dimedia sosial lewat beberapa unggahan mengajak para dermawan untuk berdonasi guna membantu meringankan beban keluarga dari adik Qhifar.

Seperti salah satunya berasal dari Gerakan Solidaritas Insan Peduli Sesama (GSIPS).

Yang mana lewat postingannya itu, GSIPS menunggah Dua Nomor Rekening yakni, Bank Mandiri dan BRI. Adapun Norek yang dimaksud, 170-00-035- 8537-3 dan 509701010618530. Sedang konfirmasi transfer ke kontak berikut 0821- 8958 – 5123 (Anhi) dan 0853- 9739 – 0390 (Wahyu Hayad).

Menanggapi hal tersebut, Sri Anita mengucapkan terima kasih atas semuanya.

“Terima kasih atas segala bantuan dan kepeduliannya terhadap keluarga kami. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan hidayahNya kepada kita semua,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.