Pengadilan Agama Watampone Terima Judicative Award dari IHI

oleh -75 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Kamis (24/3/22) Intitut Hukum Indonesia (IHI) memberikan apresiasi Judicative Award kepada Pengadilan Agama Watampone kategori “Transfaransi Pelayanan Publik dan Wilayah Bebas Korupsi”, Dra Hj Nur Alam Syaf, SH, MH (Ketua Pengadilan Agama Watampone) dianugerahi Judicative award sebagai Tokoh Inovasi Managemen Berbasis Pelayanan Prima dan Bebas Korupsi, Kolusi, Nepotisen.

Sementara Drs Rahmadin, MH (Panitera Pengadilan Agama Watampone) diberikan judicative award kategori Tokoh Mediator Eksekusi Damai dan Pelayanan Humanis Lembaga Peradila”.

Dra Hj Nur Alam Syaf, SH, MH mengucapkan terima kasih kepada Institusi Hukum Indonesia (IHI) yang telah melihat sisi baik apa yang dilakukan seluruh jajaran Pengadilan Agama Watampone untuk mewujudkan transfaransi pelayanan publik dengan pelayanan prima senyum, sapa dan santun kepada pencari keadilan dan mitra penegak hukum.

H.Sulthani, SH, MH menegaskan bahwa Institut Hukum Indonesia (IHI) sebagai salah satu NGO/LSM yang fokus pada upaya membantu pemerintah mewujudkan program pembangunan hukum nasional serta upaya mewujudkan agenda reformasi penegak hukum, maka program anugerah judicative award adalah program andalan Institut Hukum Indonesia (IHI) yang harus diberikan kepada institusi penegak hukum serta aparat penegak hukum serta tokoh yang dipandang layak karena prestasi, transfaransi, inovasi, inisiasi, integritas, loyalitas/pengorbanan, kreatifitas sebagai bentuk kesungguhan memajukan dan meningkatkan pelayanan publik secara prima kepada masyarakat pencari keadilan serta upaya mewujudkan lingkungan yang ramah, bersih, melindungi, dan mengayomi.

“Kriteria inilah yang menjadi perhatian Institut Hukum Indonesia (IHI) untuk menganugerahi judticative award kepada institusi/badan atau orang,” ujar Sulthani selaku Pembina Institut Hukum Indonesia (IHI) yang didirikan sejak tahun 2010 dan mendapatkan legalitas AHU dari Kementerian Hukum dan HAM tahun 2011.

Ketua Umum MPN Peradi Damai menambahkan, penganugerahan judicative award semata sebagai motifasi untuk melakukan kebaikan sesuai profesi dan tanggung jawab masing-masing dan sekaligus sebagai inspirasi untuk kita semua untuk bisa berbuat dan berkarya lebih baik lagi.

Penulis : Rudy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.