Sarifa Suhra Pembawa Hikmah Halal Bi Halal di Dinas Pendidikan Sulsel Wilayah III

oleh -750 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Pada Senin, 23 Mei 2022 berlangsung Halal Bi Halal Darma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 3 Bone dan Sinjai bertempat di Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kantor Cabang Dinas Pendidikan yang dihadiri langsung Kepala Cabang Dinas, Ketua DWP Cabang Dinas, sejumlah pengurus dan anggota yang terdiri atas Kepala SMA se-Kabupaten Bone dan Sinjai yang tergabung dalam MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah).

Kepala Cabang Dinas Wilayah III Drs. H. Husain, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, Halal Bi Halal sangat penting dilaksanakan sebagai upaya memperkokoh persatuan di internal Darma Wanita Persatuan Cabang Dinas Wilayah III.
Selain itu, Husain juga menghimbau agar para kepala sekolah dan isteri Kepala SMA se Kab. Bone dan Sinjai menjadi teladan di wilayah kerja dan tempat tinggalnya serta menjadi juru damai diantara muslim yang berselisih.

Sambutan selanjutnya Ketua Darma Wanita Persatuan Cabang Dinas Wilayah III Dra. Hj. Syakirah Amin, menghimbau agar segenap Ibu-ibu Darma Wanita Persatuan Cabang Dinas agar banyak bersyukur kepada Allah SWT, karena telah menjadi perempuan yang sukses dalam karier, sukses pula mengantarkan suami dan anak-anak menuju pintu gerbang kesuksesan.
Selain itu, beliau juga mengarahkan agar setiap pengurus dan anggota DWP Cabang Dinas memperhatikan tugasnya sebagai pendamping suami dan pendidik utama bagi anak dalam lingkungan keluarga.

Puncak acara yakni Hikmah Halal Bi Halal Dai’yah kondang Bone Dr. Sarifa Suhra, S.Ag, M.Pd.I Ketua Prodi PAI Pascasarjana IAIN Bone sekaligus Ketua Forum Kajian Cinta Al-Quran (FKCA) Kab. Bone, dalam ceramahnya menjelaskan, asal muasal pelaksanaan Halal Bi Halal dan makna Halal Bi Halal. “Halal Bi Halal merupakan tradisi khas Indonesia yang patut dilestarikan karena mengandung banyak hikmah diantaranya memperkokoh persatuan dan persaudaraan, menghilangkan dendam, menjernihkan jiwa yang keruh, mencairkan hati yang beku dan melepaskan ikatan yang membelenggu,” ungkapnya

Sarifa menjelaskan, jangan sampai kita terjebak pada seremonial lebaran yang ditandai makanan yang banyak, baju baru dan meubel serba baru namun yang paling penting adalah saling mengunjungi bersilaturrahim (Halal Bi Halal), saling memaafkan, saling mendoakan dan tebarkan kebaikan yang banyak, perbanyak sedekah, jauhi marah, jadilah pemaaf agar masuk kategori hamba yang Muttaqin sekaligus Mukhlisin, karena surga itu disiapkan untuk orang-orang Muttaqin yang memiliki berbagai karakter baik tersebut.

“Manusia munafik apalagi fasik termasuk kikir, iri hati dan pendendam tidak ada tempat baginya di Surga kecuali segera bertaubat kepada Allah dan memohon maaf atas kesalahannya kepada manusia yang dizoliminya sebelum wafat,” tutupnya.

Penulis : Ilyas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.