Studi Tours BMPD Bosowasi ke Yogyakarta

oleh -240 x dibaca

YOGYAKARTA, TRIBUNBONEONLINE.COM–BMPD Sub Bosowasi melakukan kunjungan bersama ke Kota Yogyakarta dengan agenda melakukan pembelajaran bersama pelaksanaan dan penerapan branding, digital payment dan QR Payment di beberapa lokasi strategis di Kota Yogyakarta.

Sebagai salah satu icon kota terbaik, Yogyakarta menjadi Role model pertumbuhan pariwisata, UMKM kerakyatan serta ekonomi kreatif dan home industri rumah tangga dan kecil.

Ada Malioboro dengan segala pesonanya, Candi Prambanan dan Borubodur dengan hiruk pikuk pelaku UMKMnya, Pasar Prawirataman, Pasar Biringharjo dengan senyum pelaku usahanya dll.

Menurut Kepala BMPD Sub Bosowasi, Andi Abdul Kadir Arisaid menjelaskan, ada beberapa lokasi yang didatangi anggota BMPD antara lain new airport kulon Progo Yogya, Pasar Biringharjo, Pasar Prawirataman, Pusat UMKM Candi Prambanan dan Borubodur serta titik O dan Malioboro.

Kami banyak melihat bagaimana branding bank, promo dan penggunaan QR Payment QRIS sebagai media digital payment diterapkan dengan sangat baik, sinergi antar bank berjalan dengan sangat baik serta pemerintah daerah memberikan ruang yang baik bagi pelaku UMKM, bank dan pelaku wisata untuk melakukan hal hal produktif dan menggerakkan ekonomi.

Di New Airport Kulon Progo program branding dan sosialisasi Livin by mandiri sangat menarik para pengunjung new airport, di Pasar Prawirataman kami menemukan bagaimana branding dan QR Payment oleh Bank BPD sangat kreatif dan menjadikan Pasar Prawirataman tertata dengan baik, bersih dan rapi dan telah menggunakan alat bayar QR Payment QRIS di setiap kios -lapak penjual dan Pasarnya semi modern telah punya lift.

Di pusat UMKM penjualan sauvenir Candi Prambanan Bank BRI melakukan branding dan pengunaan QR Payment QRIS dengan sangat rapi, hampir setiap sudut lapak penjual produk lokal dan UMKM tertata dengan baik, BRI MO berbaris rapi di setiap lorong masuk para penjual, penjual dan pembeli sangat ramai, aktifitas ekonomi bergerak baik.

Lanjut Andi Abdul Kadir Arisaid, dititik nol sebagai salah satu duduk kota yang eksotik branding Bank BNI yang warna warni memberikan tambahan nuansa kota semakin penuh keceriaan, sudut kota yang romantis dan penuh kehangatan di balut dengan kesederhanaan namun penuh makna dan history.

BMPD Bosowasi sebagai badan musyawarah perbankan di Daerah berharap penerapan QR Payment dan Digital Payment menjadi solusi terbaik yang menjadi alat transaksi dan alat banyak yang efektif di setiap kegiatan ekonomi masyarakat.

“Kedepannya anggota BMPD Sub Bosowasi juga akan terus melakukan inisiasi dan penerapan digital Payment dan QR Payment dengan maksimal di Wilayah Bosowasi, menggerakkan ekonomi produktif, membangun kekuatan pelaku usaha dan UMKM, melakukan sinergi dengan pemerintah, menghidupkan pasar pasar tradisional dan semi modern dengan permodalan, pendampingan dan penggunaan penerapan digitilisasi perbankan,” ungkap Kepala Bank Mandiri Cabang Bone ini.(*/dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.