Tim PKM-PM Universitas Muhammadiyah Bone Lakukan Pelatihan Pembuatan Pasta Gigi Berbahan Dasar Limbah Cangkang Telur

oleh -203 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone bersama Tim Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian Masyarakat (PM) melakukan pelatihan mengenai “Pembuatan Pasta Gigi dari Kombinasi Limbah Cangkang Telur dan Daun Sirih”.

Acara yang digelar secara Blended ini terdiri atas 3 sesi yang terdiri dari sesi pemaparan konsep tata cara pembuatan pasta gigi dengan pemaparan bahan dan teknik pengerjaannya, sesi pertanyaan dan umpan balik, serta sesi sharing terkait keberlanjutan program dan proses monitoring.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tiga orang dari tim pelaksana PKM-PM bersama dengan mitra kelompok karang taruna Desa Pitumpidange dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Pada saat pelatihan mitra sangat antusias mengikuti kegiatan dan rasa ingin tahunya tinggi ketika kami menyampaikan materi pelatihan dan pemaparan proses pembuatan pasta gigi. Hal ini ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang muncul dan hal ini memungkinkan mitra mendapatkan banyak ilmu baru terkait bagaimana proses pembuatan pasta gigi dari kombinasi cangkang telur dan daun sirih yang sebelumnya kurang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, pelatihan hari ini sangat bermanfaat karena kami diajari membuat pasta gigi dari kombinasi limbah cangkang telur dan daun sirih. Ternyata limbah cangkang telur yang biasa kami buang begitu saja dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat seperti pasta gigi dengan melalui proses yang sangat sederhana,” tutur Astrid selaku kelompok Karang Taruna Desa Pitumpidange, melalui rilis yabg diterima Sabtu (23/7/2022).

Adapun rencana kegiatan selanjutnya yang akan dilaksanakan oleh tim PKM-PM adalah memonitoring keberlanjutan program pembuatan pasta gigi yang berbahan dasar Limbah Cangkang Telur, dalam hal ini Kelompok Karang Taruna Desa Pitumpidange Kecamatan Libureng diharapkan mampu mengimplementasikan konsep pembuatan pasta gigi yang telah didapatkan melalui pelatihan secara blended ini.

“Semoga kegiatan ini mendapatkan output yang maksimal dan semoga kegiatan selanjutnya dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang diharapkan,” ungkap A.Nurul selaku anggota Tim PKM-PM. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.