Dosen UNIM Bone Kembangkan Model Pembelajaran LAPS-Heuristics Berkearifan Lokal

oleh -73 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Dosen Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone berhasil meloloskan proposal pada skema Penelitian Kerjasama Antar Perguruan Tinggi (PKPT) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Tim dosen yang terdiri dari Dr. A. M. Irfan Taufan Asfar, M.T., M.Pd dan A. Trisnowali, S.Pd., M.Pd menjalin kerjasama dengan tim dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung dalam menjalankan penelitian.

Pada penelitian ini, dosen UNIM Bone melakukan pengembangan model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS) Heuristics/”Model pembelajaran kooperatif yang menekankan proses penyelesaian masalah” berbasis kearifan lokal yang berbantuan aplikasi android untuk meningkatkan kemampuan metakognisi pelajar.

“Pembelajaran pada saat ini sangat mementingkan adanya penerapan nilai-nilai lokal yang ada disekitar siswa untuk memudahkan dalam memahami materi pelajaran, sehingga pada kesempatan ini kami melakukan pengembangan model dengan mengintegrasikan kearifan lokal khususnya pada Kabupaten Bone,” tutur Pak Andi Irfan selaku ketua tim pada kegiatan Focuss Group Discussion, Senin (1/8/2022).

Focuss Group Discussion (FGD) merupakan kegiatan awal yang dilakukan untuk memperkenalkan penelitian yang akan dilaksanakan pada lokus penelitian, dalam hal ini adalah UPT SMP Negeri 1 Kahu. Pada kegiatan ini, tim dosen dari UNIM Bone menyampaikan terkait dengan rencana penelitian yang akan dilakukan di sekolah dalam mengembangkan model pembelajaran LAPS-Heuristics berbasis kearifan lokal.

“Selain mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran, penerapan teknologi juga menjadi salah satu aspek penting yang mendukung minat dan motivasi siswa dalam belajar, terlebih lagi sekarang ini pembelajaran tidak hanya tatap muka, namun juga menerapkan teknologi dalam proses pelaksanaannya. Penelitian yang akan kami laksanakan nanti juga akan menggunakan beberapa aplikasi android yang menunjang pembelajaran,” lanjut pak Irfan.

Pengembangan model pembelajaran yang dilakukan oleh tim UNIM Bone ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kahu dengan pemantauan guru mata pelajaran matematika di kelas, mulai dari tahap uji prototipe awal model hingga terbentuknya prototipe akhir model yang valid dan praktis. Produk akhir yang diharapkan berupa model pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan metakognisi siswa dalam belajar matematika yang hingga saat ini termasuk mata pelajaran yang dianggap sulit bagi kebanyakan pelajar. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.