Warga Sinjai Aniaya Atlet Dayung Selayar

oleh -304 x dibaca

SINJAI, TRIBUNBONEONLINE.COM-Insiden penganiayaan mewarnai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel yang digelar di Kabupaten Sinjai.

Penganiayaan menimpa atlet Cabor Dayung Porprov Sulsel asal Kabupaten Selayar di lokasi lomba dayung, Muara Larea Rea, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, sekitar pukul 17. 45 wita, Selasa (25/10/ 2022).

Ketua KONI Kepulauan Selayar, Jhony Hidayat yang pertama kali melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sinjai, membenarkan adanya penganiayaan yang mengakibatkan 5 atlet dayung Kepulauan Selayar harus dilarikan ke puskesmas.

“Sebelum naik ke mobil yang mengantar, terjadi insiden (atlet Selayar) diserang sama sekelompok orang yang tidak dikenal, korban daripada atlet dayung Selayar itu ada 8 orang,” ungkapnya.

Jhony menduga penganiayaan disebabkan oleh persaingan yang ketat antarkontingen.

“Dugaan saya sementara persaingan antarkabupaten, namanya juga pertandingan, kan favorit sekarang itu Selayar, Sinjai dan Palopo, Makassar, dan Gowa sekarang berebut,”

Berdasarkan keterangan Humas Polres Sinjai, korban penganiayaan berjumlah 5 orang, yakni Meldiawan, (19) mengalami luka robek pada bagian atas kepala, Devi Ariani Sapitri (23) mengalami luka pada tangan bagian pergelangan sebelah kiri, Zulham Noer, (18) mengalami luka memar pada bagian punggung dan sakit pada bagian kepala, lMuh. Iksan (22) mengalami sakit pada bagian kepala, dan Subhan (19) mengalami sakit pada bagian kepala.

Dua terduga pelaku telah diamankan oleh pihak Polres Sinjai pada pukul 01.00 Wita dini hari, yaitu SN (20) dan DN (24). keduanya beralamat di Larea rea, Jalan Halim Perdanakusuma, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Berdasarkan keterangan Humas Polres Sinjai, pelaku DN dan SN mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap para korban.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sinjai, AKP Syahruddin mengatakan bahwa dari pengakuan pelaku, dirinya (pelaku) melakukan pemukulan setelah sempat mengalami pemukulan juga oleh oknum atlet dari Selayar.

Para pelaku yang sebagian masih dilakukan pengejaran, terancam Pasal 170 KUHP sub 351 KUHP yaitu penganiayaan secara bersama-sama dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Usai kejadian ini, Wakil Ketua Harian KONI Sinjai, Mappaompo meminta maaf atas terjadinya insiden yang mencoreng nama baik Sinjai selaku tuan rumah Porprov ke-17.

“Atas kejadian ini saya meminta maaf kepada Pemerintah Kabupaten Selayar, Koni Kabupaten Selayar beserta atlet dayung,” ujar Mappaompo saat mendatangi posko induk kontingen Selayar di Jalan Barukang, Sinjai Utara, Rabu (16/2022).

Pihak KONI Sinjai pun menegaskan bahwa para pelaku bukanlah atlet atau bagian dari kontingen Sinjai namun hanya penonton. Pihak keamanan Polres Sinjai sendiri juga telah memberikan jaminan pengamanan terhadap kontingen Selayar selama berada di Sinjai.

Penulis : Lina Sarfina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.