Peringatan Hari Guru Ketua PGRI : Tingkatkan Profesionalisme Guru

oleh -179 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–25 November merupakan hari yang ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional dan tepat hari ini Jumat (25/11/2022)

Hari Guru Nasional 2022 kembali diperingati dengan tema, Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar

Wakil Bupati Ambo Dalle yang ditemui diruang kerjanya mengatakan, dalam rangka memperingati hari guru kita akan ziarah ke tokoh-tokoh guru yang sudah wafat.

Di Hari Guru Nasional ini momen yang sangat bagus untuk kembali mengingatkan kepada semua guru untuk meningkatkan profesionalisme sebagai guru.

Menurut Ambo Dalle, guru itu tidak hanya sekedar mengajar tapi dia adalah pendidik, jadi dia harus menjadi teladan bagi anak-anaknya sehingga guru harus memberikan contoh yang baik.

Wabup melihat guru sekarang harus terus meningkatkan kompetensi, meningkatkan profesionalisme mengajar mereka.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah menerapkan kurikulum merdeka belajar, kata Ambo Dalle, ini harus dicermati di dalami oleh semua guru.

“Jangan sampai kita hanya bisa mengucapkan merdeka belajar tapi sesungguhnya kita tidak paham apa substansi dari kurikulum merdeka belajar ini,” ungkapnya.

Hari ini tidak ada lagi alasan guru karena faktor kesejahteraan tidak menjalankan tugasnya, karena kata Wabup, guru sekarang ini lumayanlah kesejahteraannya karena di samping kalau ASN juga ada tunjangan profesi sebagai guru.

Kemudian guru-guru kita yang selama ini honorer sudah ditingkatkan juga menjadi P3K yang tentu kesejahteraannya sama dengan ASN.

“Jangan sampai kesejahteraannya sudah baik tapi tidak ada peningkatan dalam menjalankan tugas atau tidak ada peningkatan kinerja.” harapnya.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menuturkan apresiasinya pada guru dan semua pihak dari Sabang sampai Merauke yang telah berinovasi dan menciptakan perubahan selama tiga tahun terakhir demi masa depan pendidikan, khususnya lewat Merdeka Belajar.

“Ketangguhan ini didorong karena kemauan kita untuk berubah dan meninggalkan kebiasaan lama yang sudah tidak sesuai dengan tantangan serta kebutuhan zaman. Ini didorong semangat menciptakan perubahan dan kebaruan,” kata Nadiem.

Penulis : Ilo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.